REHABILITASI LAHAN KEBUN KELAPA SAWIT

Tujuan:

  • Agar lahan kebun kelapa sawitnya subur.
  • Agar pohon kelapa sawitnya dapat kembali tumbuh dengan baik.
  • Agar pohon kelapa sawit dapat berbuah banyak.
  • Agar panen kelapa sawitnya melimpah.
  • Agar petani kelapa sawitnya makmur.

Bagaimanakah Tips dan Triknya?
Bagi Anda Para Petani Kelapa Sawit Yang Tertarik Ingin Mengetahuinya?
Berikut Ini Penjelasannya.

4 Jenis Lahan Kebun Kelapa Sawit Yang Dapat di Rehabilitasi:

  1. Rehabilitasi kebun sawit di lahan gambut.
  2. Rehabilitasi kebun sawit di lahan pasang surut.
  3. Rehabilitasi kebun sawit di lahan berpasir.
  4. Rehabilitasi kebun sawit di lahan mineral.

Faktor-faktor penyebab turunnya produktifitas kebun kelapa sawit:

  1. Tidak disiplin dalam pemupukan.
  2. Tidak disiplin dalam kegiatan pengendalian gulma.
  3. Serangan hama penyakit yang tidak terkendali.
  4. Tidak disiplin dalamkegiatan panen.
  5. Tidak disiplin dalam kegiatan penunasan.

Tahapan Rehabilitasi Kebut Sawit di Lahan Pasang Surut:

  1. Mempertahankan tinggi permukaan air di saluran utama (agar lapisan phyrite tidak teroksidasi).
  2. Mengatur drainase dengan pengaturan in flow dan out flow.
  3. Mengkondisikan pH tanah dan pH optimal (5,5 – 6,5).
  4. Melakukan analisa tanah dan analisa daun untuk rekomendasi pemupukan.
  5. Pemberian rekomendasi pemupukan untuk tercapainya keseimbangan hara makro dan micro.

Rekomendasi pemupukan dengan teknologi pupuk organik Nasa pada tanaman sawit di lahan pasang surut:

  1. Jika pH tanah < 5 tambahkan dolomit 1 kg/pohon/aplikasi.
  2. Gunakan NPK tanah (13; 7; 27) dengan dosis 1,5 kg/pohon/aplikasi.
  3. Gunakan supernasa granule dengan dosis 50 kg/hektar, atau setara dengan 350-370 gram/pohon/aplikasi.
  4. Tambahkan power nutrition dengan dosis 25 gram/pohon/aplikasi.
  5. Cara aplikasi bisa dengan ditabur disekitar piringan tanaman dengan jarak 2 meter dari batang tanaman sawit.
  6. Aplikasi bisa dilakukan 2-3 kali dalam 1 tahun.

Tahapan Rehabilitasi Kebun Sawit di Lahan Gambut:

  1. Mempertahankan permukaan air di saluran utama (60-70 cm).
  2. Mengkondisikan pH tanah pada pH optimal (5,5-6,5).
  3. Melakukan analisa tanah dan analisa daun untuk rujukan pemupukan.
  4. Melakukan konsolidasi tanaman, yang berpotensi doyong atau rubuh.
  5. Pemberian rekomendasi pemupukan untuk tercapainya keseimbangan hara makro dan micro.

Rekomendasi Pemupukan Kebun Sawit Dengan Teknologi Pupuk Organik Nasa di Lahan Gambut:

  1. Jika pH tanah < 5 tambahkan dolomit 1 kg/pohon/aplikasi.
  2. Gunakan NPK (13; 8; 27) dengan dosisi 2 kg/pohon/aplikasi.
  3. Gunakan UH mikro, Cu 50 gram.pohon dan boron 50 gram/pohon.
  4. Gunakan supernasa POP dengan dosis 3-6 kg/hectar, atau setara dengan 25-50 gram/pohon/aplikasi.
  5. Cara aplikasi bisa dengan ditaburkan disekitar piringan tanaman dengan jarak 2 meter dari batang pohon tanaman sawit.
  6. Aplikasi bisa dilakukan 2-3 kali per tahun.

Tahapan Rehabilitasi Kebun Sawit di Lahan Pasir:

  • Pembuatan parit penampungan air hujan.
  • Penambahan material amelioran.
  • Mengkondisikan pH tanah pada pH optimal (5,5-6,5).
  • Melakukan analisa tanah dan analisa daun untuk rekomendasi pemupukan.
  • Pemberian rekomendasi pemupukan untuk tercapainya keseimbangan hara makro dan micro.

Rekomendasi Pemupukan Kebun Sawit Dengan Teknologi Pupuk Organik Nasa di Lahan Pasir:

  1. Jika pH tanah < 5 tambahkan kieserit 1 kg/pohon/aplikasi.
  2. Gunakan NPK ( 13; 8; 27) dengan dosisi 2 kg/pohon/aplikasi.
  3. Gunakan supernasa granule dengan dosisi 50-100 kg/hektar, atau setara dengan 370-750 gram/pohon/aplikasi.
  4. Tambahkan power nutrition dengan dosis 25 gram/pohon/aplikasi.
  5. Cara aplikasi bisa dengan ditaburkan disekitar piringan tanamandengan jarak 2 meter dari batang pohon tanaman sawit.
  6. Aplikasi pemupukan bisa dilakukan 2-3 kali per tahun.

Tahapan Rehabilitasi Kebun Sawit di Lahan Mineral:

  1. Normalisasi tunasan.
  2. Penambahan bahan organik (Tangkos,JKK).
  3. Pembuatan parit penampungan air.
  4. Penanaman tanaman kacang-kacangan.
  5. Mengkondisikan pH tanah pada pH optimal (5,5-6,5).
  6. Melakukan analisa tanah dan analisa daun untuk rekomendasi pemupukan.
  7. Pemberian rekomendasi pemupukan untuk tercapainya keseimbangan hara makro dan mikro.

Rekomendasi Pemupukan Kebun Sawit Dengan Teknologi Pupuk Organik Nasa di Lahan Mineral:

  1. Jika pH tanah < 5 tambahkan kieserit 1,5 kg/pohon/aplikasi.
  2. Gunakan NPK ( 13; 8; 27) dengan dosisi 2 kg/pohon/aplikasi.
  3. Gunakan supernasa POP dengan dosis 3-6 kg/hektar, atau setara dengan 25-50 gram/pohon/aplikasi.
    Tambahkan power nutrition dengan dosis 25 gram/pohon/aplikasi.
  4. Cara aplikasi bisa dengan ditaburkan disekitar piringan tanamandengan jarak 2 meter dari batang pohon tanaman sawit.
  5. Aplikasi pemupukan bisa dilakukan 2-3 kali per tahun.

Kunci Sukses Rehabilitasi Lahan Kebun Kelapa Sawit:

  • Perencanaan.
  • Tindakan.
  • Kontrol.
  • Kontrol.
  • Kontrol.
  • Evaluasi.
  • Evaluasi.
  • Evaluasi.
  • Perbaiki.
  • Perbaiki.
  • Perbaiki.

Ada Pertanyaan Tentang Rehabilitasi Lahan Kebun Kelapa Sawit atau Ingin Konsultasi, Hubungi 0878-3527-8694.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *